Jumat, 28 Mei 2010

Energi nuklir memiliki keunggulan dari kepadatan energinya serta biaya operasinya yang relatif murah, dibandingkan dengan sistem-sistem energi lainnya terutama energi fosil. Di sisi lain PLTN secara umum memerlukan biaya kapital yang lebih besar dari pembangkit-pembangkit lainnya. Permasalahan lain dengan PLTN adalah kekhawatiran yang berlebihan terhadap kecelakaan nuklir dan limbah nuklir sehingga mempengaruhi tingkat penerimaan masyarakat, terutama pasca kecelakaan Chernobyl.

Kecelakaan Chernobyl seperti pisau bermata dua, di satu sisi mempersulit penerimaan masyarakat terhadap PLTN, namun di sisi lain memicu revolusi dalam perancangan sistem PLTN, sistem keselamatannya, serta sistem penanganan limbahnya sedemikian sehinnga pada saat ini sudah muncul sejumlah disain PLTN yang mampu mengatasi berbagai persoalan klasik PLTN secara baik serta meningkatkan daya saing ekonominya ke tingkatan 1.5 - 3 sen US$ /kwh yang sangat sulit disaingi oleh sistem - sistem energi lainnya. untuk PLTN konvensional (PWR dan BWR) yang ada pun berbagai evolusi penting muncul yang meningkatkan secara signifikan aspek keselamatan, penanganan limbah dan aspek-aspek lainnya.

Sumber : Zaki Su'ud ( KK Nuklir dan Biofisika FMIPA ITB)

Senin, 10 Mei 2010

Percaya Diri

Membangu rasa percaya disi itu penting karena :


1.Pada saat kamu bertemu dengan orang lain.
2. Untuk membuat diri mu nggak takut atau malu untuk berada disuatu lingkungan yang baru.
3. Untuk membuat dirimu berani membuat kesalahan.
4. Untuk membuat dirimu yakin bahwa next time kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama (Berbuat lebih baik)

Jika kamu meyakini keempat hal itu dan terus berlatih, saya yakin kamu akan memiliki rasa percaya diri tinggi.

Sumber : young on top

Rabu, 21 April 2010

Sejarah membagi Telur pada hari Paskah

"Mengapa gereja membagikan telur pada anak-anak Sekolah Minggu pada hari Paskah?"

Ternyata banyak orang Kristen bahkan guru Sekolah Minggu yang kurang jelas tentang sejarah membagi telur ini.

Tradisi membagi telur sebenarnya bukan tradisi gereja/Kristen. Sebelum kekristenan muncul, di negara 4 misim (Eropa) ada tradisi untuk merayakan datangnya musim-musim. Dewa musim semi, yang bernama "Eostre" adalah dewa yang disembah pada perayaan "vernel equinox". Nama dewa ini juga akhirnya dipakai untuk menyebut hari Paskah, "Easter" (bahasa inggris).

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari Paskah memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim Semi. Perayaan musim Semi selalu dirayakan dengan meriah megiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin yang suram dan beku (mati). Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah. Membagi-bagikan telur pada hari Paskah akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakn datangnya musim Semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan.

Kamis, 15 April 2010

Memupuk Kebiasaan Positif

Orang yang berhasil adalah orang yang mampu mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik.


kamu mau berhasil dalam hidup ini ? belajar yuk untuk mengubah setiap kebiasaan kita yang bisa berakibat fatal bagi masa depan kita. caranya?

Lebih sering memperbaiki.Lebih jarang mencela.
Lebih sering bertindak. Lebih jarang berbicara.
Lebih sering berkata dapat dilakukan. Lebih jarang berkata itu hal mustahil.
Lebih sering memberikan inspirasi kepada orang lain. Lebig jarang mematahkan harapan dan semangat orang lain.
Lebih sering melibatkan diri. Lebih jarang jadi penonton
Lebih sering menunjukan apa yang benar. Lebih jarang menunjukan apa yang salah.
Lebih sering menyalakn lilin. Lebih jarang mengutuk dalam kegelapan.

Sumber: Spirit Girls


Rabu, 14 April 2010

Tugas Struktur Data (Tugas 3)

Ubah bentuk infix berikut ini ke dalam Prefix

1. A + ( B * C - ( D / E * F ) * G ) * H

/ D E * F

* / D E F

B * C - * / D E F

* B C - * / D E F

- * B C * / D E F

- * B C * / D E F * G

* - * B C * / D E F G

* - * B C * / D E F G

A + * - * B C * / D E F G * H

+ A * - * B C * / D E F G * H

* + A * - * B C * / D E F G H

2. ( ( A + B ) / A ) ^ ( ( E – F ) * G )

+ A B / A

/ + A B A

- E F * G

* - E F G

/ + A B A ^ * - E F G

^ / + A B A * - E F G

Ubah kedalam bentuk Postfix

1. A * B - ( C + D ) - ( E – F ) + F / H ^ I

C + D

C D +

E - F

E F -

C D + - E F -

C D + E F - -

A * B

A B *

A B * - C D + E F - -

A B * C D + E F - - -

A B * C D + E F - - - ^ I

A B * C D + E F - - - I ^

A B * C D + E F - - - I ^ / H

A B * C D + E F - - - I ^ H /

A B * C D + E F - - - I ^ H / + F

A B * C D + E F - - - I ^ H / F +

2. A * ( B + D ) / E – F * ( G + H / K )

B + D

B D +

G + H / K

G H + K /

A * B D + / E

A B D + *

A B D + * E /

F * G H + K /

F G H + K / *

A B D + * E / - F G H + K / *

A B D + * E / F G H + / * -

Senin, 05 April 2010

Tugas EBC

ARTICLES

There are two kinds of articles: definite and indefinite articles. “The” is called the definite article. “An/a” is called the indefinite article.

A.INDEFINITE ARTICLES

1. The use of “a/an”

“a” is used before a word beginning with a consonant, or a vowel with consonant

Sound.

Examples : a man, a hat, a university, a European reputation, a one-way street.

“ an” is used before words beginning with a vowel (a,e,i,o,u) or words beginning with a mute “h”.

Examples : an apple, an island, an uncle, an hour etc.

“an” is also used before words with individual letter with a vowel sound.

Examples : an L-plate, an SMP, an SMA student, an SOS etc.

“a/an” is used before a singular noun which is uncountable.

Examples : - I need a visa.

- They live in a flat.

- He bought an apple.

♫ “a/an” is used with a noun complement. This include names of profession.

Examples : - It was an earthquake.

- She’ll be a dancer.

- He is an actor.

“a/an” is used in a certain expression of quantity.

Examples : a lot of, a couple etc.

2. Omission of “a/an”

“a/an” is not used before plural nouns. So, the plural form of a cat is cats and of an egg is eggs.

“a/an” is not used before uncountable nouns.

Examples : watere, milk etc.

“a/an” is not used the names of meals, except when they are preceded by an adjectives.

Examples : - We have breakfast at eight.

- He gave us a good breakfast.

B. DEFINITE ARTICLES

  1. The use of “the”

The is used for the singular and plural and for all genders.

Examples : the boy, the girl, the days, the toys etc.

“the” is used when the object or group of objects is unique or considered to be

Unique.

Examples : the sea, the sky, the stars etc.

“the” is used before a noun which has become definite or as a result of being

Mentioned a second time.

Examples : - This car strucks a tree, you can still see the mark on the tree.

“the” is used before the superlative degree and words such as only, first,

Second etc.

Examples : the first week, the best day, the only way.

“the” is used before adjectives represents the class itself.

Examples : - the old = old people in general.

- the lion is a wild animal.

“ the” is used before certain proper names of seas, rivers, group of islands etc.

Examples : the Atlantic, the Thames, the Netherlands, etc.

“the” ia also used before dertain other names.

Examples ; the City, the Mall, the Sudan, the Yemen, etc.

“ the” is used before other proper names consisting of adjectives + noun or

Noun + of + noun.

Examples : the National Gallery, the Tower of London.

“the” is used before names for familiar persons or objects in the home and the

Community.

Examples : He walked into the house and hung his coat in the closet.

As she was strolling along the steert she looked at the clothes un the store

Windows.

  1. The Omission of “the”

The definite article is not used :

- before names of games.

Examples : He plays golf

He plays tennis.

Minggu, 28 Maret 2010

Mengatasi Tekanan Kawan Sebaya

1. Biarin semua orang tahu kalo kamu ngga mau!
Katakan ngga jika kamu diajak untuk melakukan hal-hal yang ngga bener. kalo mereka tetap mendesakmu, tinggalkan mereka. ngga ada gunanya menghabiskan waktu buat hal-hal seperti itu. kalaupun kamu ngga biosa menghindar, katakan"ngga"terus-menerus. jangan tunjukkan kalo kamu melunak.

2. Ganti topik pembicaraan
Misalnya, kalo kamu diajak temanmu untuk mencoba-coba pake narkoba, kamu bisa bilang, "Tahu ngga, itu ngga baik.... lebih baik kita makan aja di kantin, lebih enak..... yuk!" kamu juga bisa mengajak teman-temanmu mampir ke rumah untuk melakukan sesuatu yang lebih positif.

3. Pake humor untuk kasi alasan.
kalo kamu pake humor untuk kasi alasan mengapa kamu ngga mau melakukan suatu hal yang jelek, mungkin temanmu akan berhenti mengajakmu dan bahkan ia juga ikut-ikutan mengurungkan niatnya.

4.Menghindari
Berhentilah bergaul dengan orang-orang yang kamu rasa terus mendesakmu untuk melakukan hal-hal yang buruk. jangan bergaul dengan orang-orang yang terus-terusan mengumpat, mabuk-mabukan, mengonsumsi narkoba, dll. sulit untuk melakukan hal-hal yang berkenan di mata Tuhan kalo kamu juga konsisten bergaul dengan orang-orang yang konsisten melakukan hal-hal yang buruk.

5.Jangan percaya dengan"keren" palsu.
Jangan percaya dengan orang yang bilang kalo kamu bakalan "keren" atau cowok-cowok akan perhatian kamu saat kamu pake narkoba atau mengisap rokok. Ya, mungkin ada benernya juga kalo kamu mungkin bakal dianggap keren, tapi itu pun oleh orang - orang yang kelakuannya juga ngga bener. Mana mungkin cowok baik-baik anggap cewek yang pakai narkoba itu keren, ngga mungkin banget kan?

Sumber : Spirit Girls

;;