Senin, 07 Juni 2010
Sejak kecil orang tua kita sudah mengajar kita tentang kebaikan. Berbuat baik adalah warisan dari orang tua kita. Mereka berharap kita menjadi orang yang bermoral dan beretika baik. Dan ternyata agama – agama pun mengajarkan kita untuk berbuat baik. Kita sering merasa sedih melihat kenyataan bahwa masih banyak saudara kita yang mengaku Kristen tetapi berkelakuan buruk dan bahkan memalukan serta menyusahkan sesama dala tindakan dan perbuatan seperti menipu, korupsi bahkan bertindak kasar terhadap orang lain maupun keluarga.
Mari kita belajar tentang firman Tuhan, apakah kebaikan itu ? Kebaikan dalam alkitab tidak sama dengan pandangan manusia secara universal, karena kita tahu dan mengenal sumber kebaikan yang sejati. Walaupun kita berbuat baik bukan untuk meraih keselamatan, karena keselamatan itu adalah anugerah tetapi kebaikan adalah merupakan respon terhadap anugerah Allah. Karena itu semua orang Kristen seharusnya menjadi orang baik yang menularkan pesona kebaikan Kristus di lingkungan kita.
Dalam percakapan antara Tuhan Yesus dengan pemimpin yang kaya, Sang pemimpin yang kaya ini bertanya “ Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal ? ( Lukas 18 : 18 ). Ia ingin tahu perbuatan manusia yang bagaimana yang disebut baik itu. Orang kaya ini percaya bahwa perbuatan yang baik akan membuahkan hidup yang kekal. Ia merasa yakin masyk sorga karena sudah berbuat baik.
Ternyata orang kaya ini menolak apa yang diperintahkan Tuhan Yesus. Ia tidak mengenal kebaikan yang di tawarkan oleh Tuhan kepada nya.
Dari sudut firman Tuhan kebaikan adalah memberi diri tunduk kepada otoritas Tuhan Yesus yaitu mempelajari apa yang di ajarkan Nya serta melakukannya dengan tekun dan rela. Amin.
0 komentar:
Posting Komentar